Kesan pertama pengunjung online adalah website Anda. Jika kesan pertama dapat dibangun dengan baik, maka proses selanjutnya juga akan mendukung untuk berjalan ke arah yang lebih baik. Jika pengunjung telah menerima kesan yang tepat, dan jika menyukainya; maka mereka akan terus lanjut untuk bernavigasi dan melihat-lihat di laman website Anda. Sedangkan kesan akan kurangnya kualitas dan kapasitas desain yang ditampilkan oleh website Anda dapat menyebabkan pengunjung mempersepsikan bahwa bisnis Anda kurang kredibel, sistem security website Anda diragukan hingga menganggap produk dan/atau jasa Anda kurang berkualitas.

Secara psikologis, sebelum mata pengunjung memperhatikan detail konten di website, atau sebelum mereka menemukan bisnis spesifik suatu perusahaan - sebelum semua proses ini berlangsung - pengunjung akan melihat tampilan umum secara acak akan desain dan tampilan website.

Mulai dari sini dapat kita ambil suatu hubungan atau kombinasi yang saling mendukung antara "website design" dan "brand identity". Brand bukan hanya sekedar logo atau identitas bisnis Anda, tetapi maknanya lebih mendalam daripada itu. Memang kedua elemen bekerja dan saling mendukung untuk mendefinisikan tentang perusahaan Anda. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan brand? Brand dapat digambarkan sebagai persepsi akan perusahaan Anda dalam tingkatan emosional. Salah satu cara strategis untuk menggambarkan dengan jelas merek perusahaan Anda adalah dengan mendesain identitas - salah satunya adalah refleksi dari website perusahaan Anda.

APA "BRAND IDENTITY" WEBSITE ANDA?

Jika Anda menginginkan keberhasilan website bisnis, desain website yang 'stylish' tidaklah cukup. Tetapi desain tersebut harus dapat merepleksikan brand identity perusahaan. Harus dipastikan bahwa warna, teks, gambar, navigasi dan lain sebagainya dikomposisikan dan dibangun dengan merepresentasikan brand Anda. Website harus didesain dengan mengukur feeling dan experience pengunjung serta mendorong mereka untuk memahami tentang brand Anda dan mengambil kesan bahwa bisnis Anda memiliki suatu diferensiasi.

Setiap perusahaan yang sukses pastinya memiliki identitas yang jelas yang mendorong kearah objektif awalnya tentang siapa mereka dan apa yang mereka lakukan - misalnya sebuah perusahaan yang fun, berkelas, profesional dan lainnya. Memiliki identitas sendiri sangat esensial dalam menjalankan bisnis agar dapat berdiri tegak dari keramaian para kompetitor - memungkinkan perusahaan membedakan dirinya dari para kompetitor. Juga, hal ini penting untuk mendorong suatu hubungan emosional dan user experience bagi pengunjung atau pelanggan - menjadikan perusahaan Anda lebih diingat.

BAGAIMANA DESAIN WEBSITE ANDA MEREPLEKSIKANNYA?

Di BeonBe kami memahami bahwa great design harus memiliki skema warna. Palet warna yang sesuai  mendorong imej brand Anda. Misalnya, banyak perusahaan besar yang merepresentasikan warna utama yang diaplikasikannya sebagai sifat atau nilai inti dari internal perusahaan bahkan dijadikan sebagai komponen Corporate Culture perusahaan. Halaman web Anda harus dibangun dengan tujuan mengkomunikasikan pesan-pesan internal dengan jelas.

Refleksi Website = Pengalaman

Pengalaman pengunjung dapat berawal dari website Anda. Kemampuan website sebagai media branding ditentukan oleh taste yang disajikan - yang mampu membangun user experience bagi pengunjung. Kolaborasi antara kapasitas Anda dan web designer sangat diandalkan disini - yakni menyalurkan kemampuan dalam men-deliver apa yang pelanggan inginkan dari bisnis Anda. Perlu perhatian seksama akan konten dan daya gunanya.

Refleksi Website = Kombinasi Warna

Konsistensi warna yang Anda gunakan menjadi identitas perusahaan Anda. Setipa perusahaan yang maju, sukses ataupun perusahaan-perusahaan besar pasti memiliki palet warna yang dikhususkan untuk brand-nya masing-masing. Sehingga kita pahami bahwa pemilihan palet warna yang tepat sangatlah penting dalam branding. Secara natural ataupun secara psikologis warna dapat mempengaruhi mood dan emosional. Warna tidak hanya mewakili estetika, tetapi juga menstimulasi berbagai sisi emosional yang mengasosiasikan sesuatu ke hal lainnya atau suatu karakter khusus. Misalnya warna orange yang menggambarkan tentang joy and constructivity. Dimana warna ini merefleksikan kebahagiaan, percaya diri dan sumber daya tak terbatas.

Refleksi Website = Sisi Emosional

Sisi emosional audiens juga harus menjadi bagian yang dipertimbangkan dalam membangun website bisnis. Anda harus menentukan feeling dan emosi apa yang dialami oleh pengunjung. Hal apa yang ingin diasosiasikan dengan dengan brand Anda? Membentuk estetika website Anda tidak harus dengan men-seragamkan tampilannya sesuai trend saat ini - tetapi harus dibangun dengan esensi keunikan dan diferensiasi. Sisi pengalaman dan asosiasi emosional lebih mudah dibangun jika website Anda mencakup kedua elemen tersebut; esensi keunikan dan diferensiasi. Membangun sisi estetika website Anda harus juga dengan mempertimbangkan emosi dan ide yang ingin diproyeksikan oleh brand Anda.

Refleksi Website = Call to Action

Terminologi "call to action" berarti mengarahkan pengunjung website tentang bagaimana berinteraksi dengan website Anda dan melakukan suatu tindakan yang Anda ingin dilakukan oleh pengunjung. Secara umum yang digunakan misalnya "See Details", "Special Order" atau "Download Now". Ketika pengunjung memahami bagaimana berinteraksi dengan website, maka baik secara langsung ataupun tidak langsung mereka telah meng-capture suatu experience dari website Anda.

author1  By Baginda Tobing
  BeonBe Creative Director/Lead Designer