Graphic Design atau Desain Grafis merupakan "seni atau skill dalam mengkombinasikan teks dan gambar - termasuk cara penempatan dan penyusunannya" yang diaplikasikan pada berbagai media perusahaan seperti iklan, majalah, buku, profile, brosur, kalender, banner dan lainnya. Termasuk dalam hal tampilan logo perusahaan. Seperti Anda ketahui, begitu banyak merek yang kuat - mulai dari merek lokal sampai internasional - kesemuanya dipadukan dalam seni dan kemampuan Desain Grafis.

Graphic design memudahkan dalam mengklarifikasi arti atau makna sesuatu - juga memudahkan komunikasi antar personal, antar perusahaan dan antar bisnis. Sebagai manusia, merupakan sifat alami bahwa kita menyukai hal-hal yang indah, sesuatu yang nyaman dipandang. Semakin indah sesuatu, maka semakin mudah 'jembatan' antara individu yang melakukan komunikasi. Juga semakin mudah menyampaikan serta memahami maksud atau esensi dari apa yang dikomunikasikan. Jika sesuatunya dipandang cukup indah, maka secara aktif dapat menarik perhatian.

Dalam kita menyerap informasi akan semakin dipermudah apabila terdapat adanya estetika yang kuat. Estetika tersebut kita gunakan sebagai navigasi dalam menerima data dan informasi.

Sebagai contoh, ketika seorang desainer bekerja dengan informasi yang dimilikinya, ia akan memastikan bahwa tampilan judul dan sub-judul di Company Profile memiliki posisi yang tepat, warna yang sesuai, ukuran yang seimbang (kiri-kanan-atas-bawah) sehingga nantinya secara psikologis pembaca akan merasa nyaman untuk memperhatikan detail dokumen tersebut (walaupun hanya sekilas pandang). Ini merupakan contoh yang paling mendasar dalam keahlian seorang desainer grafis. 

Dalam satu halaman dokumen perusahaan, misalnya; terdapat beberapa elemen. Desainer harus memastikan bahwa sesuatunya mudah terlihat dan dapat menarik perhatian untuk dilihat dan dibaca, dimana informasi tambahan lainnya akan secara alami terlihat oleh mata jika elemen sebelumnya sudah diserap. Sebuah ikon atau foto yang menarik merupakan hal yang penting dalam merepresentasikan sesuatu yang dianggap penting dalam suatu halaman media.

Kekuatan Persuasi:

Desain grafis - dalam bentuk yang sebenarnya - adalah seni persuasi yang mana ingin mempromosikan merek agar lebih bermakna dan lebih kuat bagi perusahaan atau bisnis. Seperti kita ketahui bahwa hanya butuh beberapa detik untuk seseorang merasakan sensasi hubungan terhadap suatu logo, merek atau desain. Hal inilah menyebabkan elemen-elemen kreatif dibutuhkan dan menjadi hal yang krusial bagi perusahaan untuk memiliki sentuhan desain grafis yang profesional pada media promosi atau dokumen bisnis lainnya.

Strategi:

Proses mendesain yang dilakukan oleh seorang Graphic Designer dapat disamakan dengan pekerjaan seorang ahli strategi atau jenderal perang. Perusahaan harus berfokus pada tujuan-tujuan (goals) yang mereka percayai dapat dicapai serta mengetahui dengan baik pelanggan yang menjadi target penjualan produk atau jasanya sebelum memutuskan bentuk desain yang akan diaplikasikan. Seperti kita mahfum bahwa akan selalu ada orang yang tidak mengetahui atau tidak mengidentifikasi kemana sebenarnya arah pengembangan bisnis Anda - sehingga dalam hal ini dibutuhkan seorang desainer grafis yang benar-benar profesional yang dapat membantu perusahaan dan bisnis Anda dalam hal mendesain layout berikut konten media yang akan Anda gunakan.

Estetika Visual:

Estetika adalah salah satu cabang filsafat yang membahas keindahan. Estetika merupakan ilmu yang membahas bagaimana keindahan bisa terbentuk, dan bagaimana supaya dapat merasakannya. Kemudian, jika kita berbicara tentang hal yang sebenarnya - maka graphic design merupakan suatu strategi bagi perusahaan untuk membujuk dan/atau menarik minat audiens (pelanggan) agar perduli dengan produk/jasa melalui estetika keindahan yang ditampilkan. Ini bisa kita lihat di berbagai media promosi ataupun dokumen perusahaan dan bisnis. Satu hal yang penting dalam desain adalah bahwa tujuan komunikasi visual tersebut hanya akan efektif jika objektif bisnis Anda sejalan sebagaimana mestinya dengan estetika yang dibangun oleh desainer grafis.

Imej Perusahaan:

Seperti sering dikatakan bahwa "Good design is good business", maka desain yang Anda aplikasikan dalam bisnis dan perusahaan memungkinkan para individu pelanggan mengetahui apa, siapa dan bagaimana perusahaan Anda termasuk - secara tidak langsung - akan mengidentifikasi bagaimana perusahaan Anda menyikapi, memaknai, melakukan dan menjalankan sesuatunya. Bahkan sampai dimana tingkatan (level) perusahaan Anda dapat dimaknai bagaimana tampilan visual yang Anda suguhkan. Tentunya hal ini menjadi krusial bagi imej perusahaan Anda di benak pelanggan potensial.

Efisiensi dan Efektivitas:

Semua perusahaan dan bisnis membutuhkan adanya pengenalan, pengakuan dan identifikasi sehingga mampu memberikan produk atau layanan kepada pelanggan potensial. Untuk mengenalkannya mereknya, perusahaan atau  bisnis - salah satu cara yang terbaik adalah melalui penggunaan desain visual. Melalui desain grafis dapat 'mendorong' atau 'mengasah' keinginan dan kebutuhan calon pelanggan dan apa hasil serta manfaatnya untuk mereka. Kurangnya pemahaman bisnis oleh seorang desainer dapat menjadi masalah kurang efektifnya tujuan desain. Sehingga dibutuhkan pembuatan keputusan yang esensial dalam proses mendesain agar perusahaan mampu mencapai inti tujuannya. Dalam hal ini efisiensi dalam desain adalah melakukan proses desain dengan benar. Sedangkan dalam hal efektivitasnya adalah memilih proses desain yang benar.

Dari semua itu, dapat kita katakan bahwa graphic design sangat krusial bagi persaingan bisnis di era ini dan merupakan elemen pemasaran (marketing) yang tidak boleh terlewati atau diabaikan. Untuk membangun aktivitas pemasaran yang efektif desainer harus memahami pentingnya "call-to-action" yang kuat termasuk peka terhadap look dan feel sebagai esensi desain yang mampu mengkomunikasikan pesan-pesan strategis perusahaan. Satu hal lagi yang penting adalah bahwa pesan dalam desain tersebut harus konsisten dengan visi bisnis/atau perusahaan.  

 

author1  By Baginda Tobing
  BeonBe Creative Director/Lead Designer